Pagi itu sekitar jam 8 pagi, aku terbangun karena terdengan suara ponselku bunyi. dengan sedikit malas aku lihat sapa sih pagi-paagi egini sudah telepon, aku lihat dilayar sbuah nama yang sudah aku kenal Nadia. dengan suara sedikit malas aku jawab telepon itu.
heloo,kenapa sih, eh… sayang jadi ngak nanti siang kamu jemput aku,,,,,, terdengar dari seberang suara yang sedikit halus. jadi dong nanti siang aku jemput kamu deh, sekitar jam 10.30. baik deh sayang aku tunggu yach dach…….
siang itu memenag aku sudah janji pada nadia untuk menjemput dia karena siang ini ada teman dia yang malangsungkan pernikahanya. dengan sigap setelah aku terima terpon aku langsung bangun, mandi dan sarapan paagi. sambil menunggu jam aku mempersiapkan segala sesuatunya, sbuah tas pinggang, jam, serta dompet tak lupa aku siapkan. tak terasa jam begitu cepatnya berlalu, aku lihat di dinding jam sudah menunjukkkan pukul 10 siang, langsung saja akui starter motor yang sudah aku persiapkan dari bangun pagi tadi. jam 10.30 tepat aku sampai di umah nadia, aku ketok pintu rumah nadia,tok tok….. terdengar suara pintu terbuka serta muncul ibu nadia yang langsung menyambut aku dengan lembutnya. eh alif silahkan masuk udah lama lho nadia nunggu kamu,, mari masuk. terima kasih tante, dengan pelan aku masuk, tak lama ke mudian setelah ibu nadia hilang dari balik pintu, muncul nadia dengan anggun menghampiriku…. wah kamu on time bangeeeeeet sih sambil tangan ya meraih tangan aku. udah,, siap tanyaku kepada nadia. udah dong ayuk berangkat, asmbik keluaaar daari pintu terdengan duara dari dalam hati-hati yah sayang, rupanya ibu nadi memberikan nasehat kepada nadia, iyah ma aku berangkat dulu yach assalamua` alaikum. waalaikum salam terdengan lagi suara ibu nadia.
sekitar puluk 11.00 siang aku sudah sampai ditempat tujuan, begitu sampai….. luar biasa ramainya tamu undangan, setelah putar putar cari menu favoritku, yup ketemu juga juga aku lihat tulihan diatas penghias makanan sajian dengan tulisan agak besaar TENGKLENG yup nih dia nih makanan lezaat tak pikir panjang segera aku ambil piring dan dalam sekejap telah aku nikmaaati, aku lihaat disamping ternyata nadia malah asik ngobrol dengan salah satu tamu lain biarin deh mungkin dia lagi reunian…. to be continued